ANA Wings JA307K Kini Telah Purnatugas

ANA Wings JA307K merupakan jenis Boeing 737-500 yang pernah jadi andalan feeder-nya All Nippon Airways (ANA) tersebut. Khusus melayani rute-rute domestik dan perintis di Jepang. Namun kini pesawat klasik itu udah purnatugas. Posisinya akan digantikan Mitsubishi SpaceJet.

Kecelakaan Sriwijaya SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang melibatkan salah satu varian Boeing 737 Classic yang hingga kini masih digunakan oleh sebagian airline di dunia, yakni jenis Boeing 737-500. Banyak sekali yang menuding pesawat classic itu nggak aman. Lebih dari itu airline dicap cuma nyari untung doang karena lebih memilih pesawat tua yang second daripada pesawat baru.

Pernyataan kaya gini jelas salah besar. Kalo mau ngomong kasar ke orangnya, misalnya bilang “Yakamashi!!” itu bisa. Kunci airline safety itu bukan soal pesawat tua atau baru. Kenyataannya nggak sedikit armada yang lebih tua dari itu masih beroperasi hingga kini. Salah satu contoh pesawat kepresidenan AS, Air Force One, itu jenis Boeing 747-200. Jelas banget tipe klasik. Begitu juga pesawat-pesawat cargo dan militer. Dakota aja masih terbang.

Di Jepang aja yang notabene negara maju, pesawat klasik masih ada yang terbang di atas langit negeri sakura. Bahkan hingga tahun 2020 kemarin salah satu maskapai terbaik dunia, All Nippon Airways (ANA), melalui anak usahanya ANA Wings masih mengoperasikan pesawat sejenis dengan Flight 182 yang jatuh itu.

ANA Wings JA307K “Dolphin Jet” Pensiun Agustus 2020

ANA Wings JA307A tanggal 28 Maret 2020

Boeing 737-500 pernah jadi andalan ANA Wings menerbangi rute-rute domestik di Jepang. Maskapai ini dibentuk khusus melayani rute domestik, feeder hingga perintis. Ya kalo di Indonesia itu serupa sama NAM Air, Garuda Explorer, dan Wings Air. Meski secara geografis nggak seluas Indonesia, rata-rata minat menggunakan pesawat di Jepang itu tinggi. Di kota-kota kabupaten pun ada bandara. Nah ini yang coba diterbangi ANA Wings.

Salah satu varian klasik ini bernomor registrasi JA307K dan diberi nama “Dolphin Jet”. Itu karena ada gambar dolphin (lumba-lumba) di bagian engine pesawat. Jadi aja dinamain Dolphin Jet. Pesawat ini terbang di langit negeri sakura hingga tahun 2020 kemarin.

Terakhir Terbang dari Haneda tanpa Brand ANA Wings (Foto NRT Spotter Jetphotos)

Kini Dolphin telah purnatugas alias pensiun. Terhitung mulai Agustus 2020 kemarin. JA307K terakhir terlihat di Tokyo International Airport / Haneda (HND) dan diabadikan pada tanggal 4 Agustus 2020. Pesawat itu take off dari Haneda namun entah kemana tujuannya. Udah tanpa brand All Nippon Airways maupun ANA Wings. Hanya terlihat livery ANA, gambar dolphin, dan nomor registrasi JA 307K

Intinya saat ini di situs ANA Wings udah nggak ada lagi varian Boeing 737 klasik ini. Cuma menyisakan Bombardier DHC8-Q400, Boeing 737-700/800 yang masuk varian NG (Next Generation), dan Mitsubishi SuperJet (MSJ). Untuk armada terakhir memang belum ada keterangan resmi udah terbang atau belum. Namun bisa jadi produk lokal ini yang akan menggantikan JA370K menerbangi langit Jepang. Jadi penghubung rute-rute kantong garapan ANA melalui ANA Wings.

Sebagai tambahan info, situs Flight Aware mencatat ANA Wings JA307K terakhir kali terbang melayani rute domestik reguler (penumpang) tanggal 8 April 2020. Terbang dari Nagoya/ Chubu Cetrair International Airport (NGO) ke Fukuoka (FUK).


Referensi


Referensi Foto:

ファントムⅡオジロ (@phantom_ojiro)


Leave a Comment

Your email address will not be published.