The Tourism Outlook – Konten Artikel

1 2 3 4 5

Seringkali kita udah merencanakan akan melakukan kegiatan traveling. Segala referensi udah dikumpulkan. Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau budget udah disetting. Segala akomodasi penginapan udah ready bahkan dibooking jauh-jauh hari. Demikian pula halnya dengan transportasi yang akan kita gunakan nanti. Namun ternyata rencana tersebut ambyar secara tiba-tiba.

Manusia memang boleh punya rencana. Namun adakalanya takdir Ilahi harus berkehendak lain. Situasi seperti inipun lantas terjadi dan beneran nyata ketika konten ini dibuat. Dalam kondisi negara kita dan juga dunia sedang mengalami apa yang dinamakan pandemi Covid-19 sejak akhir 2019 lalu. Kalo di kita sih baru mulainya 2 Maret 2020 dan dampaknya jelas kemana-mana.

Ya, Covid-19 adalah contoh nyata buyarnya rencana kamu akan melaksanakan aktivitas traveling yang udah disusun dan direncanakan jauh-jauh hari. Apalagi yang udah booking tiket dan hotel. Auto pengajuan refund dah itumah.

The Tourism Outlook – Penting Memahami Kondisi dan Perkembangan Terkini

Dihadirkannya konten yang sekilas dirasa nggak penting ini adalah agar kamu bisa mengetahui kondisi dan perkembangan terkini. Sebuah situasi yang bisa merubah rencana untuk traveling. Apalagi bila rencana tersebut sudah tersusun jauh-jauh hari ditambah udah booking tiket, hotel, dan semisalnya. Covid-19 mungkin baru salah satu faktor aja yang bisa mempengaruhi rencana kamu tadi.

Terlebih di awal terjadinya pandemi sampe muncul tagline Corona bikin Semua Jadi Ambyar. Corona adalah nama lain dari virus Covid-19 yang hingga konten ini dibuat masih mewabah. Sektor Pariwisata dan Transportasi memang dipengaruhi situasi dan kondisi global. Dulu jauh sebelum pandemi ada namanya Terorisme Global yang dilatarbelakangi Tragedi 11 September 2001 (911).

Mau nggak mau peristiwa 911 juga ikut merubah rencana-rencana yang sudah tersusun sedemikian rupa sekaligus menciptakan sebuah tatanan baru dalam sektor pariwisata dan transportasi. Misalnya sejak kejadian itu orang udah nggak bebas lagi ngintip-ngintip ke dalam kokpit pesawat. Begitu juga kamu yang mesti terbiasa dengan kondisi diperiksa pake metal detector, sebagai langkah untuk mencegah aksi terorisme.

Namun memang dampaknya nggak separah Covid-19 yang sampe membuat sektor Pariwisata dan Transportasi terpukul telak. Nggak sedikit yang sampai gulung tikar gegara itu.

Balik lagi ke segmen, The Tourism Outlook biasanya berupa prologue atau semacam catatan redaksi yang tentunya dikaitkan dengan kondisi dan perkembangan global yang tengah terjadi. Bisa juga dibuat karena akan memasuki bulan tententu yang didalamnya ada banyak catatan sejarah.

Seperti di bulan Oktober yang banyak catatan kelam di dunia perkeretaapian Indonesia. Mulai dari Tragedi Petarukan, Trowek, hingga yang paling besar dan makan korban, Tragedi Bintaro 1987.

%d bloggers like this: