01 BTC Pasteur Bioskop Cuma Setengah Kapasitas dan Prokes Ala Rumah Sakit

BTC Pasteur Bioskop: 50% dan Prokes ala Rumah Sakit

BTC Pasteur Bioskop XXI tetap buka dan melayani pengunjung seperti biasa. Hanya saja ketika kamu datang dan hendak menonton film akan disambut dengan prokes ala Rumah Sakit yang sangat ketat. Bukan sekedar cek suhu, kamu juga akan didata di situ melalui Scan QR Code. Mengingat gedung bioskop termasuk tempat dengan risiko penularan Covid-19 tinggi. Kapasitas theatre hanya 50%.

Selain Tour and Travel, Hotel, dan Maskapai Penerbangan, bioskop juga ikut merasakan dampak sangat berat akibat Pandemi Covid-19. Terutama selama kurang lebih 6-8 bulan pertama sejak virus ditemukan 2 Maret 2020, mau nggak mau sarana hiburan yang satu ini harus tutup. Ditambah lagi setelah diteliti lebih lanjut Bioskop bersama dengan Bar, Sarana Olahraga Indoor, Gedung Pertunjukan Indoor dan semisalnya masuk ke dalam tempat dengan risiko penularan tinggi. Zona Merah gitu.

Pandemi nggak tau kapan akan selesai. Kalo dibiarin terus Bioskop bisa bangkrut. Karenanya pihak manajemen bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif coba mencari jalan agar bioskop yang jadi bagian dari sarana Pariwisata bisa diselamatkan. Nggak ada cara lain, bioskop mesti dibuka agar nggak terlalu banyak menanggung beban. Sebab sekalipun tutup masih ada beban (biaya) yang harus ditanggung pengelola. Misalnya sewa gedung dan listrik.

Cuma untuk mendatangi bioskop di masa New Normal, tentunya nggak akan sama seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19. Akan ada banyak pengkondisian secara masuk dalam zona merah atau tempat dengan risiko tinggi. Seperti kita tau gedung bioskop itu indoor. Nggak ada pertukaran udara dari luar. Tentunya akan sangat berisiko tertular melalui aerosol.

Penyesuaian pembukaan bioskop di tengah pandemi diantaranya dengan menerapkan HEPA Filter (High Efficiency Particulate Air). HEPA memang nggak akan hilangkan partikel aerosol secara 100% tapi paling nggak mengurangi risiko penularan via aerosol tadi. HEPA Filter sebelumya telah diterapkan di Rumah Sakit dan Penerbangan.

Paling utama tentu saja Protokol Kesehatan (Prokes) yang super ketat. Bahkan menyerupai Rumah Sakit. Begitu masuk diminta mengisi daftar hadir (didata) dan dicek suhu. Setelah itu baru beli tiket atau tukar tiket apabila sudah transaksi secara online. Nah setelah melalui proses itu masih ada satu kewajiban lagi yakni scan QR Code untuk mengisi biodata. Waduh ketat banget ya, sampe didata segala. Ya, itu bertujuan untuk memudahkan tracing apabila terjadi penularan di dalam bioskop.

Di link yang didapat dari QR Code tersebut dikasih sejumlah keterangan tambahan seperti apakah sebelumnya pernah kontak dengan Pasien Positif Covid-19 (14 hari terakhir), saat ini tengah menderita batuk pilek, dll. Intinya sih masuk bioskop di masa New Normal sama seperti mau datang berobat ke Rumah Sakit. Protokol Kesehatan super ketat.

BTC Pasteur Bioskop XXI, Theater Hanya Diisi Setengah dari Kapasitas

02 BTC Pasteur Bioskop Beneran kaya mau ke Rumah Sakit nih
form yang didapat via scan QR Code. Pendataan penting terkait dengan tracing bila terjadi sesuatu di dalam gedung theater

Begitu masuk ke dalam ruang Theater, kita nggak akan menemui lagi petugas sobek langsung tiket. Si petugas membawa keranjang dan kita sendiri yang menyobek tiket itu lalu dimasukkan ke dalam keranjang. Nah gedung theater yang biasanya diisi penuh sekarang cuma boleh 1/2 dari kapasitas.

Udah itu penonton wajib memakai masker sepanjang pertunjukan film berlangsung. Jangan sesekali membuka masker kecuali alasan darurat. Misalnya mesti minum obat karena udah waktunya bagi yang rutin meminum obat. Jadi ibaratnya di pesawat atau kereta aja. Nggak boleh makan dan minum kecuali alasan mesti minum obat. Tapi di bioskop aslinya nggak ada larangan makan dan minum kok.

03 Di dalam Bioskop Cuma Boleh Diisi Setengah Kapasitas dan Masker Gak Boleh Dilepas Selama Pertunjukan Film
tanda kuning nggak boleh ditempati. 50% dari kapasitas. Masker gak boleh lepas, disarankan pake masker medis bila perlu KN95

Misalkan kamu pengen cari aman sih, bagusnya sepanjang pertunjukkan film mau nggak mau mesti puasa. Lagian kalo cuma 2 jam aja nggak masalah kok. Memang makanan dan minuman khas bioskop seperti Pop Corn tetap dijual. Cuma dengan kemasan yang sudah disesuaikan dengan masa New Normal. Jadi kamu bisa makan kapan aja, termasuk ketika selesai menonton. Dengan kata lain dibawa pulang gitu.

Agak ngeri sih datang ke bioskop selama masih ada pandemi. Apalagi kaya sekarang kasus Positif lagi naik efek dari Mudik Lebaran kemarin. Udah dilarang tapi masih aja ada yang nekat karena alasan ini dan itu. Tapi yang namanya rindu sebaiknya jangan ditunda tapi dituntaskan. Rindu ke bioskop? jangan ditunda, datang aja tapi dengan protokol yang sangat ketat. Masker jangan dilepas sedetik pun. Disarankan pakai masker medis. Cuci tangan berkala gunakan hand sanitizer.

Rindu kalo terlalu lama dipendam justru malah jadi pikiran. Pikiran akan menyebabkan kita jadi stress dan gelisah. Dua hal yang bisa membuat daya tahan tubuh jadi melemah. Datanglah ke bioskop jika kamu memang kangen pengen nonton film di bioskop. BTC Pasteur Bioskop XXI adalah satu dari sekian banyak pilihan. Terutama buat kamu yang domisili di Kota Bandung maupun yang kebetulan lagi ada di Bandung.

Cuma sebelum datang ke bioskop pastikan kamu dalam kondisi sehat. Nggak ada demam, batuk, dan pilek. Begitu masuk bioskop protokol kesehatan 3M-nya harus selalu dijaga. Bahkan masker 99,99% wajib dipake selama pertunjukan film. Sangat disarankan untuk memakai masker medis. Bila perlu KN95.

Leave a Reply

%d bloggers like this: