01 Jalur Kereta Jepang Pertama Yokohama Shimbashi

Jalur Kereta Jepang Pertama: Yokohama-Shimbashi

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.22″ global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.27.4″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Sebelum punya jaringan kereta terbaik di dunia, jalur kereta Jepang Pertama ternyata cuma menghubungkan koridor pendek Yokohama-Shimbashi (Tokyo) di tahun 1872. Keberadaannya nggak bisa lepas dari Restorasi Meiji yang mengubah negara matahari terbit menjadi lebih modern dan terbuka. Uniknya lokasi

Jepang adalah negara yang punya sistem transportasi umum terbaik di dunia. Satu dan lainnya saling terintegrasi. Khususnya moda transportasi berbasis rel. Saat ini negeri sakura punya jaringan rel kereta yang sangat besar dengan beragam operator. Setiap prefecture punya operator swasta maupun punya pemerintah daerah. Disamping JR Group tentunya.

Namun tahukah kamu bahwa sebelum punya jaringan rel kereta besar termasuk jalur Shinkansen, awalnya jaringan rel kereta Jepang hanya sebatas jalur pendek yang kalo diukur itu hampir setara dengan Bandung-Cianjur. Meski demikian keberadaan jalur pendek itu turut menjadi tonggak kebangkita Jepang dari negara tertutup menjadi lebih terbuka terhadap hal-hal yang berasal dari luar, termasuk IPTEK.

Pasalnya sebelum itu terjadi Jepang merupakan negara yang menganut sistem Feodal. Jelas sangat terbelakang dan nggak mengenal apa itu teknologi. Terjadinya konflik antar klan, yang di zaman itu disebut juga shogun, seperti jadi satu hal yang biasa. Namun perlahan itu mulai tersisihkan ketika Jepang memulai era baru yang dinamakan Restorasi Meiji. Transisi dari keterbelakangan menuju Modernisasi.

Jalur Kereta Jepang Pertama dari Sakuragicho (Yokohama) ke Shimbashi (Tokyo), Gunakan Locomotive No.1

Tahun 1872 jadi tonggak sejarah bagi perkembangan transportasi umum di Jepang yang sedikit banyak terpengaruh oleh Restorasi Meiji di Era Kaisar Mutshuhito (Kaisar Meiji). Moda transportasi berbasis rel mulai dibangun. Menghubungkan Tokyo dengan kota pelabuhan Yokohama. Kereta pertama waktu itu didatangkan dari Inggris.

Namun Stasiun pertama yang dibangun di Tokyo justru bukan Tokyo Central Station saat ini. Melainkan Shimbashi Station yang terletak lebih ke selatan. Nggak jauh dari Distrik Ginza yang identik dengan tempat jualan barang-barang branded. Saat ini bangunan Shinbashi Station yang asli dari tahun 1871 udah nggak ada lagi. Hanya sisakan sedikit bagian saja. Termasuk replika sebuah lokomotif uap yang menandakan bahwa inilah stasiun pertama dan tertua di Jepang.

Demikian halnya dengan Yokohama Station. Waktu dibangun di era Meiji bukanlah Yokohama Station sekarang tapi Sakuragicho Station. Bahkan stasiun ini dianggap sebagai tempat lahirnya kereta Jepang. Nah dulu Sakuragicho Station memang namanya Yokohama Station.

 

 

 

Sebenarnya ada lagi nama Yokohama Station yang dibangun pada tahun 1915 atau udah di era Taisho. Stasiun tersebut dibangun dekat dengan lokasi Takashimacho Station. Namun sayangnya stasiun ini hancur akibat The Great Kanto Earthquake. Tahun 1928, Yokohama Station ketiga dibangun dan inilah yang sekarang. Otomatis stasiun pertama ganti nama jadi Sakuragicho Station.

Jalur pertama ini jadi cikal bakal Tokaido Main Line yang kelak diperpanjang hingga ke Osaka. Setelah ada bangunan baru di tahun 1928, Tokaido Line digeser ke lokasi baru tersebut. Adapun jalur menuju Sakuragicho Station atau stasiun lama ganti nama jadi Negishi Line. Saat ini Negishi Line dioperasikan JR East. Adapun Tokaido Main Line bersama JR East, JR Central, dan JR West.

Jadi Latar Anime Rurouni Kenshin

Jalur Kereta Jepang Pertama ini pernah jadi latar anime Rurouni Kenshin yang di Indonesia lebih dikenal dengan Samurai X. Anime ini menceritakan tentang kondisi Jepang pasca modernisasi melalui Restorasi Meiji. Jalur berikut keretanya yang menggunakan locomotive no.1 buatan Inggris itu ada di opening anime dengan background music Niji by L’Arc-En-Ciel.

Di opening itu mulai terlihat jelas penampilan warga Jepang yang memakai pakaian ala barat meski pakaian khas Jepang sendiri masih dipakai. Bangunan-bangunannya pun sama. Terutama Yokohama Station yang jadi titik pemberhentian akhir (terminus). Stasiun yang kini telah berganti jadi Sakuragicho Station

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” column_structure=”1_2,1_2″][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/08/03-Jalur-Kereta-Jepang-Pertama-Shimbashi-Station-inilah-stasiun-pertama-di-Tokyo.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ alt=”03 Jalur Kereta Jepang Pertama Shimbashi Station inilah stasiun pertama di Tokyo” title_text=”03 Jalur Kereta Jepang Pertama Shimbashi Station inilah stasiun pertama di Tokyo”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Ganbar 1: Tokyo Shimbashi Station

[/et_pb_text][/et_pb_column][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/08/02-Yokohama-Station-tahun-1872-sekarang-jadi-Sakuragicho-Station.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ alt=”02 Yokohama Station tahun 1872 sekarang jadi Sakuragicho Station” title_text=”02 Yokohama Station tahun 1872 sekarang jadi Sakuragicho Station”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Gambar 2 : Yokohama Station (built 1872)

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”4_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

[Gambar 1] Shimbashi Station di Minato dekat Ginza adalah stasiun kereta pertama dan tertua di Tokyo. Mulai beroperasi tahun 1872 seiring pengoperasian kereta pertama menghubungkan stasiun ini dan Yokohama, sekaligus cikal bakal Tokaido Main Line. Tahun 1905 stasiun dipindah dan direnovasi total. Saat ini jejak stasiun masih ada meski posisi Shimbashi Station telah bergeser dari posisi aslinya dan jadi bagian dari Yamanote Line.

[Gambar 2] Inilah stasiun kereta tertua di Jepang, berdiri 12 Juni 1872, dulunya bernama Yokohama Station yang terhubung langsung dengan Shimbashi di Tokyo. Stasiun masih berdiri hingga kini namun berubah nama jadi Sakuragicho Station. Jalurnya pun digeser melewati Yokohama Station sekarang (dibuka 1928) menjadi real Tokaido Main Line hingga ke Osaka. Adapun jalur akses ke stasiun bersejarah ini ialah Negishi Line

[/et_pb_text][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” column_structure=”1_2,1_2″][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/08/05-Lokomotif-Pertama-di-jalur-Yokohama-Shimbashi.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ alt=”05 Lokomotif Pertama di jalur Yokohama – Shimbashi” title_text=”05 Lokomotif Pertama di jalur Yokohama – Shimbashi”][/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/08/04-Jalur-Kereta-Jepang-Pertama-Replika-Peron-Shimbashi-Station.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ alt=”04 Jalur Kereta Jepang Pertama Replika Peron Shimbashi Station” title_text=”04 Jalur Kereta Jepang Pertama Replika Peron Shimbashi Station”][/et_pb_image][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”4_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Replika Shimbashi Station dan Locomotive no.1 di The Railway Museum Saitama Jepang. Meski jejak-jejaknya masih bisa ditemui, bangunan asli Shimbashi Station yang merupakan stasiun pertama di Tokyo udah nggak ada. Meski demikian Shimbashi Station sekarang tetap eksis beroperasi di lokasi baru. Namun hanya melayani kereta lokal commuter sebagai bagian dari Yamanote Line dan jalur kereta swasta lainnya

[/et_pb_text][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” custom_padding=”||10px||false|false” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][et_pb_video src=”https://www.youtube.com/watch?v=SpfjTSCC0Q4″ _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_video][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ custom_padding=”15px||30px||false|false”]

Jalur kereta Jepang Pertama Yokohama (Sakuragicho)-Shimbashi jadi latar anime Rurouni Kenshin. Video di atas adalah opening-nya dengan background music Niji by L’Arc-En-Ciel. Terlihat jalur pertama tersebut di wilayah Yokohama, kereta yang ditarik Locomotive No.1 buatan Inggris dan Yokohama Station (sekarang Sakuragicho Station).

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: