Kamojang Hill Bridge Berkabut (Mudik Ke Garut)

Kamojang Hill Bridge Berkabut (Mudik ke Garut)

Momen mudik ke Garut 7 Februari 2021 diwarnai momen Kamojang Hill Bridge Berkabut. Cuaca memang lagi nggak begitu bersahabat. Hujan ditambah kabut menutupi jembatan ikonik di jalur alternatif Bandung-Garut via Majalaya itu. Padahal kalo lagi nggak berkabut dan cuaca mendukung pemandangan di sini sangat bagus.

Rencana mudik beberapa kali tertunda efek PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) oleh pemerintah sejak awal tahun 2021. PPKM awalnya bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat demi menekan jumlah penyebaran kasus positif Covid-19. Gegara vaksin udah datang banyak masyarakat termakan euforia hingga mengabaikan prokes 3M: Masker, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan.

Imbas dari PPKM itu udah pasti adanya sweeping dibarengi Rapid Test Antigen secara random dan tentu saja dadakan. Biasanya razia kaya gitu terjadi di batas-batas wilayah. Misalnya batas antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Ada juga razia di tempat-tempat wisata. Menargetkan wisatawan luar kota yang berkunjung ke sana. Sekalipun udah menerapkan Prokes, kadang sulit untuk mencegah berkerumun di tempat-tempat wisata.

Tapi ada juga yang terimbas, terutama mereka yang terpaksa pulang kampung untuk tujuan yang pure hajat keluarga. Jadi bukan tujuan yang nggak jelas. Atau juga kembali ke kotanya untuk beraktivitas, memulai pekerjaan, jelas kalo nggak pulang otomatis nggak ada uang masuk ke kantong. Secara Pandemi Covid-19 sendiri jelas-jelas banyak berdampak pada kegiatan perekonomian.

Kamojang Hill Bridge Berkabut Tebal

Balik lagi soal Mudik ke Garut yang direncanakan awal tahun. Ternyata mesti ditunda hingga awal Februari 2021. Lagi-lagi untuk menghindari agar jangan sampe kena Rapid Test dadakan atau lebih buruk lagi disuruh putar balik. Percis kaya wisatawan ibukota menuju Puncak Bogor. Nggak sedikit dari mereka akhirnya disuruh putar balik gegara nggak bisa menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dalam bentuk PCR atau Rapid Test Antigen.

Untungnya keberangkatan tanggal 7 Februari 2021 itu nggak ada razia keterangan bebas Covid-19 maupun Rapid Test Antigen secara acak dan dadakan di perjalanan. Namun bukan berarti masalah selesai sampai di sini. Ujian lain menanti di depan mata, apalagi kalo bukan cuaca buruk. Ya cuaca 7 Februari nggak bisa dikatakan bersahabat.

 Kamojang Hill Bridge Dalam Kondisi Normal

Hingga terjadilah momen langka itu, Kamojang Hill Bridge Berkabut. Kabut menutupi jembatan yang jadi batas wilayah Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut. Jembatan ikonik di jalur alternatif Majalaya. Andai nggak ada kabut atau cuaca lagi bersahabat, pemandangan di sini benar-benar menyejukkan mata. Banyak yang berhenti di jembatan sekedar untuk foto-foto.

Sayangnya cuaca seperti tidak mengizinkan untuk kegiatan tersebut. Yang ada di pikiran gimana caranya supaya cepat sampai di tujuan, Garut. Rencana udah beberapa kali tertunda dan ambyar gegara adanya PPKM dan ancaman Rapid Test dadakan atau putar balik ke Bandung. Alhamdulillah meski di tengah guyuran hujan dan diselimuti kabut, akhirnya nyampe juga di Garut.

Sedikit catatan, jalur alternatif Bandung-Garut via Majalaya dimana Kamojang Hill Bridge berada lebih banyak dilewati kendaraan pribadi. Di sini nggak ada bus karena semua bus melewati jalur utama Nagreg. Paling cuma bus Pariwisata yang ke sini, itupun bus kecil. Bus berukuran besar nggak bisa lewat sini karena jalannya sempit ditambah jalur lumayan ekstrem.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: