Kawasan Kota Lama Semarang Wajib Ke Sini

Kawasan Kota Lama Semarang Wajib Ke Sini! (Ibarat Malioboro)

Ibaratnya Malioboro di Jogja, Kawasan Kota Lama Semarang menjadi satu objek wisata di tengah kota yang wajib dikunjungi. Malah kalo nggak sempat itu seperti ada yang kurang. Kaya Apa Sih Istimewanya?

Pendahuluan

Semarang adalah salah satu kota penting dengan sejarah panjang di Indonesia. Saking pentingnya di era kolonial Belanda dulu jalur kereta api pertama bermula dari sini.

Nggak hanya itu, sampai ada 3 operator kereta api swasta yang membuka jalur ke sini. Termasuk yang pertama itu tadi. Oke, soal si ular besi kita nggak akan panjang lebar. Lebih lengkap soal ini akan dibahas di room sebelah yang khusus untuk itu.

Konteks kali ini lebih kepada Kota Semarang sebagai destinasi wisata di Pantura Jawa. Dimana terdapat satu icon wisata yang membuktikan sejarah panjang kota ini dan seberapa pentingnya di era kolonial.

Ternyata Nggak Hanya Malioboro

Nah berbicara tentang wisata di tengah kota pastinya akan tertuju ke kawasan Malioboro di Yogyakarta. Di sinilah wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara tumpah. Sampai membuat jantung kota Jogja itu penuh dengan hilir mudik manusia.

Kawasan tersebut sangat strategis. Dekat dengan Stasiun Kereta Api utama. Karena itu siapapun yang berwisata ke Jogja akan menyempatkan diri untuk mampir. Bahkan bila perlu sekalian menginap di daerah itu.

Namun saat ini ada alternatif lain selain Malioboro di Jogja. Daerah semisal juga ada di pantura. Tepatnya di Kota Semarang. Sama juga seperti Malioboro dekat dengan Stasiun Kereta Api utama.

Kawasan Kota Lama Semarang di Jantung Kota

Alternatif tersebut bernama Kawasan Kota Lama Semarang. Namanya juga seperti itu udah jelas dong banyak bangunan peninggalan era kolonial dulu? Benar banget, kota lama atau kota tua dan semisalnya memang identik dengan hal itu.

Bangunan tua nan eststik warisan kolonial. Walaupun harus diakui nggak semuanya estetik. Masih ada beberapa yang mesti dipugar bahkan lebih dari itu dalam kondisi mangkrak. Sangat disayangkan memang.

Ini adalah destinasi wisata utama yang berada di jantung Kota Semarang. Boleh dibilang juga bahwa inilah Malioboro-nya Semarang.

Kawasan Kota Lama Semarang, Kafe dan Warung Makan

Adakah lesehan di Kawasan Kota Lama Semarang? Sayang sekali nggak ada. Namun bila kamu membutuhkan makan dan minum ada banyak kafe dan warung makan. Gerai Indomaret juga ada.

Cuma mesti diperhatikan disini ialah harganya. Kafe pasti beda dengan lesehan atau angkringan. Bisa jadi udah masuk range Rp 30.000,00 an seperti di Bandung atau Jakarta. Tapi kalo warung makan sih masih di bawah itu.

Perlu diperhatikan juga soal kehalalan. Terlebih bila kamu Muslim Traveler. Di Semarang banyak non-muslim dan Tionghoa. Mesti sedikit hati-hati. Apalagi kalo mau nyoba Chinese Food. Nah itu yang kadang ada makanan non halal.

Kawasan Kota Lama Semarang dan Taman Srigunting

Seperti Malioboro yang berujung di Titik KM0 dan jadi icon yang nggak boleh dilewatkan, di sini punya Taman Srigunting. Bentuknya memang taman beneran. Berada tepat di tengah Kota Lama.

Nah inilah yang membedakan. Bila KM0 di ujung selatan sebelum kawasan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taman Srigunting berada di tengah dan boleh dibilang ini adalah icon dan titik sentralnya.

Di antara bangunan yang sangat menarik perhatian di sini bertuliskan ”Marba”. Berada di sisi timur Taman Srigunting menghadap utara. Masih di timur juga ada gedung bernama Spiegel. Dimana gerai Starbucks Coffee berada disitu.

Namun yang sering jadi perhatian ialah Gereja Immanuel di sisi barat taman. Bentuknya yang kubah sedikit mirip dengan yang ada di Roma. Sayang ya ini tempat ibadahnya non muslim.  

Masih Perlu Pembenahan

Meskipun menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi, beberapa sisi Kawasan Kota Lama Semarang masih perlu pembenahan. Terutama bangunan yang dalam kondisi mangkrak.

Salah satunya berada tepat di depan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Stasiun terbesar di Kota Semarang itu sendiri masuk bagian dari Kota Lama. Nah yang berada di depan pintu masuk itu mestinya jadi perhatian pihak terkait.

Museum dan Kawasan Pecinan di Sisi Selatan

Mengarah ke selatan, batasnya di sini Museum Kota Lama yang dikelilingi oleh taman dan terdapat kolam di situ. Museum ini menjadi semacam penanda Kawasan Kota Lama Semarang.

Sama halnya dengan Kawasan Pecinan Semarang. Namun sayang sekali kondisi Pecinan di sini nggak sesuai dengan harapan. Terlihat sangat biasa saja. Nggak ada yang istimewa. Bahkan boleh dibilang nggak jauh beda dengan Glodok Jakarta dan Jalan Sudirman Bandung.

Harusnya bila ditata dengan baik, Kawasan Pecinan ini bisa menjadi gerbang Kota Lama. Terutama dari daerah Jagalan. Seandainya juga bagus orang akan mengira ini bagian dari Kota Lama walaupun sebetulnya bukan.

Kesimpulan

Kawasan Kota Lama Semarang merupakan destinasi wisata tengah kota yang wajib dikunjungi. Seperti halnya Malioboro di Jogja. Disinilah bukti bahwa kota ini punya sejarah panjang sejak era kolonial. Terdapat titik sentral Taman Srigunting dengan bangunan estetik yang mengelilinginya.

Namun masih ada beberapa bagian yang harus dibenahi dan jadi perhatian. Terutama bangunan mangkrak. Sama halnya dengan Kawasan Pecinan Semarang yang jadi salah satu pintu masuk sisi selatan.

Galeri Foto


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *