Lion Air Manado Timika Rute Baru di Masa Sulit

Lion Air Manado Timika, Rute Baru di Tengah Pandemi

Lion Air Manado Timika, ketika maskapai berkepala singa dengan jumlah rute terbesar di Indonesia membuka jalur penerbangan baru di tengah Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Meski risikonya cukup tinggi namun akan sangat berguna di masa depan. Khususnya pasca pandemi. Dalam rangka pengembangan ekonomi dan pariwisata di Indonesia Timur

Sektor pariwisata dan transportasi umum paling terkena dampak pandemi Covid-19 yang mulai tercatat di Indonesia pada bulan Maret 2020 lalu. Sebulan berselang pemerintah memberlakukan semacam lockdown yang diikuti berhentinya hampir 80% kegiatan perekonomian. Bahkan untuk sektor pariwisata tutup total dan transportasi hampir 98% berhenti total. Jadi hanya mengandalkan angkutan barang.

Transportasi udara malah udah kena dampak sejak akhir 2019 dimana virus pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok. Penerbangan menuju kota di Provinsi Hubei tersebut otomatis berhenti bersamaan dengan kebijakan Lockdown yang diberlakukan pemerintah setempat. Selama masa-masa lockdown, pesawat penumpang benar-benar berhenti terbang.

Setelah pemerintah mulai melonggarkan lockdown, penerbangan mulai sedikit menggeliat meski ada sejumlah syarat seperti harus bebas Covid-19 dan nggak boleh mengangkut penumpang sampe 100% penuh. Namun berhentinya penerbangan untuk angkutan penumpang selama 4 bulan jelas mempengaruhi pendapatan usaha. Maka jangan heran bila ada maskapai sampe merugi.

Untuk memperkecil margin kerugian, perusahaan mesti melakukan berbagai siasat. Misalnya melakukan efisiensi dari segi rute. Kira-kira rute mana aja yang permintaannya tinggi itu harus lebih diprioritaskan. Juga untuk penerbangan feeder yang ngefek sama rute utamanya.

Ambil contoh Lion Air Jakarta-Surabaya. Itu sedikit banyak ngaruh sama feeder Surabaya-Jember dibawah operator Wings Air. Makanya begitu rute utama berkurang, jangan heran Wings Air Jember berhenti terbang. Dengan maskapai melakukan banyak efisiensi, agak sulit untuk membuka jalur penerbangan baru. Kecuali bila rute baru tersebut bisa sedikit banyak membantu kinerja keuangan perusahaan yang lagi mengap-mengap.

Lion Air Manado Timika Dongkrak Perekonomian Indonesia Timur

Maskapai Lion Air Membuka Penerbangan Manado Timika PP

Di tengah badai Covid-19 yang masih belum juga reda, maskapai Lion Air justru membuka rute penerbangan baru Manado-Timika. Cukup riskan memang buka rute baru di saat orang kebanyakan masih mikir untuk traveling. Apalagi masih harus pake surat bebas Covid-19 dalam bentuk hasil PCR Test atau Rapid Test Antigen. Namun bila berpikir untuk mendongkrak perekonomian itu sah-sah aja.

Manado sebagai salah satu kota utama di Pulau Sulawesi udah semestinya jadi secondary hub menuju Indonesia Timur yang selama ini dipegang oleh Makassar (UPG). Wilayah Indonesia Timur punya potensi pariwisata yang sangat bagus. Khususnya wisata alam. Itu bagus banget untuk mendongkrak perekonomian daerah tersebut dimana nantinya akan mendapat banyak kontribusi dari sektor pariwisata.

Bila saat ini masih pandemi dan orang masih malas berwisata karena ingin cari aman itu bukan masalah. Lagi-lagi ini untuk orientasi ke depan. Secara saat ini proses Vaksinasi Covid-19 udah dimulai. Adanya vaksin membuat kita optimis pariwisata akan bangkit lagi.

Rute baru Lion Air ini juga memudahkan akses transportasi bagi warga Manado yang hendak bepergian ke Timika. Karena sebelum ada rute tersebut mesti transit dulu di Jakarta (CGK) naik Batik Air yang masih dibawah Lion Group. Baru dari situ terbang menuju Timika. Ini jelas nggak efektif banget. Kalo ada yang langsung kenapa mesti transit? Apalagi transitnya ke Jakarta? Cukup manfaatin Lion Air Manado Timika.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: