Lokalan dan Larangan Mudik 2021

Lokalan dan Larangan Mudik 2021

Lokalan dan Larangan mudik, tetap beroperasi di tanggal 6-17 Mei 2021 untuk menunjang aktivitas warga di wilayah aglomerasi Bandung Raya. Meski rute ke Cibatu dan Purwakarta tetap berjalan. Hanya saja jam operasional dibatasi cuma sampai jam 8 malam. Untuk naik lokalan cukup prokes aja, tapi nggak ada salahnya mempersiapkan surat keterangan bebas Covid-19 sekedar untuk jaga-jaga karena masih ada masa pengetatan hingga 24 Mei 2021

Pemerintah telah resmi melarang mudik lebaran dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Nggak hanya itu dari tanggal 22 April ke 5 Mei 2021 dan 18 Mei ke 24 Mei 2021 juga telah dilakukan pengetatan perjalanan. Dimana siapapun yang melakukan perjalanan punya potensi untuk di random test Covid-19 dadakan. Di masa pengetatan memang nggak seperti larangan. Namun tujuannya tetap sama yakni mencegah terjadinya gelombang kedua Covid-19 massive seperti di India.

Selama larangan mudik, operasional moda transportasi umum sangat sangat dibatasi. Siapapun yang mau menggunakan itu wajib untuk melengkapi berbagai dokumen persyaratan selain surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil Antigen, PCR, dan GeNose C19. Makanya banyak operator yang akhirnya mengoperasikan armadanya secara terbatas. Baik bus dan kereta api. Untuk kereta api syarat tersebut berlaku untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Yang dioperasikan lebih sedikit dari biasanya.

Ada pengecualian untuk kereta lokal commuter sebagaimana sedikit kelonggaran untuk aktivitas perjalanan di wilayah aglomerasi. Salah satu contoh ialah Bandung Raya. Mengingat banyak warga dari wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi yang biasanya bekerja di Kota Bandung. Status sebagai ibukota provinsi tentunya juga menjadi pusat perputaran uang daerah. Karenanya, meski cuma beroperasi sampe jam 8 malam, KA Lokal tetap beroperasi seperti biasa.

Lokalan dan Larangan Mudik, Naik KA Lokal Tanpa Banyak Syarat

Lokalan (KA Lokal Baraya dan Elok Cibatu) tetap beroperasi menunjang warga Baraya

Untuk memanfaatkan kereta commuter seperti KA Lokal Baraya cukup menaati prokes saja: Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak. Ditambah dalam kondisi sehat dan suhu badan dibawah 37,3 derajat celcius. Kereta ini biasa dimanfaatkan warga di wilayah aglomerasi Bandung Raya untuk menunjang aktivitas harian. Seperti bekerja, kuliah dan sekolah. Ongkosnya murah cuma Rp 5.000,00 jauh lebih murah daripada transportasi lain dari Cicalengka misalnya ke Kota Bandung.

Selain untuk aktivitas harian, KA Lokal Baraya juga bisa dimanfaatkan untuk berwisata. Ada beberapa objek wisata yang bisa diakses dengan kereta ini. Salah satunya ialah Masjid Al Jabbar dan Danau Buatan di sekitarnya. Lokasi ini bisa diakses dari Stasiun Cimekar dan sangat dekat. Tinggal jalan kaki kurang lebih 2 km. Selain itu bisa juga menuju Situ Ciburuy dan Kawasan Lembang via Stasiun Padalarang.

KA Lokal Baraya bukan satu-satunya lokalan yang beroperasi di masa larangan mudik dan pengetatan perjalanan. Masih ada KA Elok Cibatu rute Purwakarta-Cibatu PP, juga beberapa KA Lokal Baraya yang diberangkatkan dari Stasiun Cibatu. Meski Cibatu dan Purwakarta diluar wilayah Aglomerasi Bandung Raya. Prasyaratnya cukup prokes saja. Namun karena udah diluar aglomerasi, nggak ada salahnya mempersiapkan dokumen bebas Covid-19 guna mengantisipasi adanya random test di wilayah Garut dan Purwakarta.

Jadi dokumen perjalanan khususnya surat keterangan bebas Covid-19 (Antigen, PCR, GeNose C19) sebaiknya disiapkan sebelum naik Lokalan di masa larangan mudik dan pengetatan. Karena bisa jadi misalkan di Stasiun Cibatu, Purwakarta, atau stasiun lain yang disinggahi KA Lokal Baraya dan Elok Cibatu diluar aglomerasi Bandung Raya diadakan test Covid-19 dadakan. Juga risiko dipulangkan bila menolak untuk ditest setelah nggak bisa tunjukkan dokumen.


Leave a Reply

%d bloggers like this: