Mengenal Kereta Api Istimewa, Dibanderol Mulai 60 Jutaan

Mengenal Kereta Api Istimewa, Mulai 60 JT-an

[et_pb_section fb_built=”1″ theme_builder_area=”post_content” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default”][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”4_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Mengenal Kereta Api Istimewa alias Kereta Istimewa (KERIS). Modifikasi KRD MCW 302 buatan Nippon Sharyo yang dulunya pernah jadi Kereta Inspeksi 2. Namun sekarang bisa digunakan oleh masyarakat umum sebagai kereta wisata asalkan punya uang cukup. Maklum aja ini adalah kereta sultan yang dibanderol mulai Rp 60 juta-an. Harga kelewat mahal mungkin akan terbayar dengan fasilitas yang ditawarkan di sini

Kereta wisata mewah bukanlah barang baru di perkeretapian Indonesia. Sebelumnya kita telah mengenal 3 jenis kereta wisata yakni Bali, Toraja, Nusantara, Sumatera dan Jawa. Tiga pertama merupakan upgrade dari kelas Spesial yang dulu pernah ada. Stamformasi tempat duduk 2-1. Level setingkat di atas kelas eksekutif. Selain itu juga ada kereta wisata mewah jenis Priority dan Imperia yang merupakan modifikasi kereta bisnis (K2) angkatan 80-an. Ditambah lagi jenis Retro dengan interior klasik.

Biasanya kereta wisata disewa dan digandengkan dengan kereta reguler. Namun bisa juga dijalankan khusus sebagai Kereta Luar Biasa (KLB). Untuk Nusantara misalnya sering digunakan oleh Presiden beserta keluarga dan rombongan. Baik dirangkaikan di kereta reguler seperti Argo Lawu maupun dijalankan sebagai KLB khusus Kepresidenan. Untuk tarif sewanya sendiri tergantung rute yang diambil. Biasanya sih udah 10 jutaan ke atas, bahkan lebih. Untuk rute terpendek seperti Jakarta-Bandung aja bisa di atas 20 juta. Sekali lagi tergantung kereta yang dipakai jenis apa.

Di tahun 2017 akhir, PT. KAI mulai menjalankan Kereta Wisata Priority secara reguler. Pertama dipakai untuk rute Jakarta-Solo jadi bagian dari KA Argo Lawu (keberangkatan malam dari Jakarta) dan KA Argo Dwipangga (keberangkatan malam dari Solo/Jogja). Adapun tarif Priority untuk rute tersebut dipatok sekitar Rp 750.000,00 untuk sekali jalan.

Tak lama berselang giliran KA Argo Parahyangan mendapatkan alokasi Priority dengan tarif sebesar Rp 265.000 sekali jalan. Tingginya demand akibat jalan tol kerap dilanda kemacetan terutama di akhir pekan membuat PT. KAI mengambil peluang dari sini. Menambah 1 kereta priority melengkapi kelas eksekutif dan premium yang telah ada sebelumnya di KA Argo Parahyangan. Peminatnya pun juga cukup tinggi. Bahkan satu gerbong bisa terisi full sebagaimana eksekutif dan premium. Makanya nggak heran di tahun-tahun sebelum Pandemi Covid-19, Jakarta-Bandung merupakan tambang emas PT. KAI.

 

Mengenal Kereta Api Istimewa (Kereta Istimewa) Bekas KAIS 2

Nggak cukup dengan menjalankan Priority secara reguler, PT. KAI meluncurkan Kereta Istimewa pada bulan September 2019, Berbeda dengan sebelumnya yang merupakan gerbong biasa tanpa penggerak, Kereta Istimewa ini merupakan bekas Kereta Inspeksi 2 hasil modifikasi dari KRD MCW 302. Satu trainset terdiri dari 2 kereta dengan kapasitas 40 penumpang. Fasilitas yang ada juga hampir sama dengan kereta wisata lainnya yang telah ada.

Dulunya merupakan kereta inspeksi yang sangat ekslusif digunakan oleh para direksi. Namun kini masyarakat umum boleh menggunakan Kereta Istimewa (Keris). Cuma nggak bisa disamain dengan Priority yang jadi bagian dari KA Argo Parahyangan, Argo Dwipangga maupun Argo Lawu. Nggak ada jadwal perjalanan reguler. Mau nggak mau harus dijalankan sebagai Kereta Luar Biasa (KLB).

Fasilitas dan Tarif Kereta Istimewa

 

Dijalankan sebagai Kereta Luar Biasa (KLB) pertanyaannya apa aja fasilitas yang ada? Berapa Tarif yang dikenakan untuk sekali perjalanan?

Mengenal kereta api istimewa dari segi fasilitas mewah yang ditawarkan

  • Kapasitas : 45 tempat duduk
  • Mini Bar
  • Ruang utama dengan karaoke system
  • Meja makan besar dengan karaoke system
  • Ruang untuk melihat pemandangan depan
  • Ruang ibadah
  • Leg Rest & Foot Rest
  • Ruang bagasi
  • Toilet eksklusif

Jika dilihat sekilas fasilitas tersebut memang beneran mewah dan punya satu keunggulan yang nggak ada di kereta-kereta wisata pendahulunya yakni ruang untuk melihat pemandangan depan. Pasalnya trainset yang dipakai adalah bekas KRD MCW 302 dan dulunya merupakan kereta Inspeksi. Karenanya ada fasilitas untuk melihat pemandangan di sisi depan. Walaupun tentunya mesti sebelahan sama masinis dan asistennya.

Lantas untuk sebuah kemewahan dan kenyamanan yang ditawarkan di atas, berapa tarif yang dipatok sekali jalan?

Mengenal kereta api Istimewa: Tarif

Dikutip dari Kompas.Com, berpatokan pada kereta yang disewa oleh Mas Menteri Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) untuk rute Jakarta-Cirebon dengan jarak tempuh sekitar 217 km, tarifnya ialah Rp 62 Juta. Adapun kapasitas kereta sendiri 45 tempat duduk. Bila kereta diisi penuh maka tarif per orang kurang lebih Rp 1.380.000,00. Namun bila satu rombongan hanya terdiri dari 20 orang maka per orangnya jadi Rp 3.100.000,00

Waduh mahal banget ya, malah kalo dihitung bisa melebihi harga tiket pesawat. Memang benar ada kenyamanan ada harga mahal. Semuanya berbanding lurus. Termasuk juga ini. Jadi kesimpulannya Kereta Istimewa (Keris) adalah kereta sultan. Kamu bisa menikmati kemewahan dan kenyamanan yang ada di dalamnya selama punya cukup uang untuk itu. Coba aja tarif paling murah dipatok Rp 60 jutaan. In this case, 62 juta untuk Jakarta Cirebon.

Berapa untuk Jakarta Bandung yang jaraknya hampir sama? Ya masih dikisaran segitu juga, anggaplah Rp 65 juta sekali jalan. Artinya cuma Jakarta Bandung aja bisa sekitar Rp 1.450.000,00 dengan asumsi itu. Sedangkan Priority tarifnya Rp 265.000,00 (saat ini belum dijalankan lagi karena masih pandemi). 

 

[/et_pb_text][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” column_structure=”1_2,1_2″][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/11/20211113-2-Mengenal-Kereta-Istimewa-Bekas-KAIS-Sekarang-Di-Komersialkan.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” alt=”Mengenal Kereta Istimewa Bekas KAIS Sekarang Di Komersialkan” title_text=”20211113 (2) Mengenal Kereta Istimewa Bekas KAIS Sekarang Di Komersialkan” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Kereta Istimewa (Keris) di Stasiun Manggarai Jakarta Selatan. Dulunya merupakan kereta Inspeksi namun kini jadi kereta sultan. 

[/et_pb_text][/et_pb_column][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”1_2″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_image src=”https://manglayang.id/wp-content/uploads/2021/11/20211113-3-Harus-Siap-Merogoh-Kocek-Dalam-Maklum-Kereta-Sultan.jpeg” _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” alt=”Harus Siap Merogoh Kocek Dalam Maklum Kereta Sultan” title_text=”20211113 (3) Harus Siap Merogoh Kocek Dalam Maklum Kereta Sultan” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Mengenal Kereta Api Istimewa alias Kereta Istimewa (Keris), untuk Jakarta Bandung aja tarifnya hampir 1,5 juta/orang. Namun sebanding dengan kemewahan yang ada

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” type=”4_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ custom_margin=”||17px|||”][/et_pb_divider][et_pb_text _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Referensi

[/et_pb_text][et_pb_divider _builder_version=”4.13.1″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″][/et_pb_divider][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: