Narita Express (NEX), Kereta Bandara dan Intercity

by May 5, 2020Fly Me To Japan0 comments

Narita Express (NEX) mulai beroperasi 19 Maret 1991 melayani rute dari/menuju Bandara Internasional Narita (NRT) di Chiba Prefecture. Tersedia keberangkatan dari beberapa stasiun dimana Tokyo Central Station jadi meeting point sebelum lanjut ke airport. Menyediakan dua layanan yakni kereta bandara dan intercity.

Bandara Internasional Narita atau Narita International Airport (NRT) mulai dioperasikan pada 30 Maret 1978. Tujuannya untuk mengurangi beban Haneda Airport (HND) yang terletak di Tokyo Bay dan hanya berjarak 2,5 km dari pusat kota Tokyo. Dianggap kurang ideal karena terlalu dekat dengan pemukiman penduduk dan industri di sekitar Tokyo Bay. Walaupun Haneda masih tetap beroperasi hingga kini.

Bandara Narita terletak di luar kota Tokyo, tepatnya di Chiba Prefecture. Beda sama Haneda yang masih di dalam kota. Sehingga butuh akses transportasi publik yang memadai untuk bisa terhubung dengan pusat kota Tokyo. Sebelum tahun 1991 Keisei Skyliner jadi satu-satunya kereta penghubung antara bandara Narita dan Tokyo.

Di awal 1980-an, Japanese National Railway (JNR) berencana membangun Narita Shinkansen sebagai akses penghubung menuju Tokyo. Sayang proyek ini akhirnya terhenti seiring dengan bangkrutnya JNR. East Japan Railway Company (JR East) sebagai kelanjutan dari JNR pasca privatisasi 1987 akhirnya memutuskan tak melanjutkan proyek ini. Sebagai gantinya 19 Maret 1991 meluncurkan Narita Express.

Narita Express (NEX) dan Wings Express

Narita Express melewati sebagian jalur yang sebelumnya disiapkan untuk Narita Shinkansen, yaitu Narita Line. Jalur ini tersambung langsung Sobu Main Line menuju Tokyo Central Station. Karenanya Narita Express ikut menempati peron bawah tanah bersama Sobu Rapid, Yokosuka Line, dan Boso View Express Shiosai. Bersama dengan peluncurannya, Keisei Skyliner memindahkan stasiunnya jadi lebih ke dalam terminal Bandara Narita.

Tak lama setelahnya, JR East luncurkan layanan baru Wings Express sebagai pelengkap Narita Express. Kereta ini berangkat dari Omiya, Ikebukuro, dan Shinjuku menuju Bandara Narita. Pastinya melewati Tokyo Central Station, Sobu Main Line dan Narita Line. Tahun 2004 layanan Wings Express dilebur semuanya ke dalam satu Narita Express.

Mulai Pakai E259 Series

11 Oktober 2009 JR East datangkan 9 unit E259 untuk dinas sebagai Narita Express. Kereta ini secara bertahap mulai menggantikan armada E253 Series yang udah jadi andalan Narita Express sejak awal operasionalnya di tahun 1991. Unit E259 Series terlihat jauh lebih modern dan futuristik dari pendahulunya. Di tahun 2010 seluruh layanan Narita Express diganti E259 Series.

Maka dari itu mulailah E259 Series identik dengan Narita Express (NEX) dimana tulisan NEX selalu melekat di bagian depan kereta. Mirip dengan 255 Series yang di branding dengan nama Boso View Express dan dikhususkan dinas di wilayah Boso Peninsula, Chiba Prefecture. Adapun Narita Express (NEX) khusus melayani perjalanan dari dan menuju Bandara Narita yang juga di Chiba Prefecture.

13 Maret 2010 Layanan ini semakin ditingkatkan dan ditambah jumlahnya. Tersedia keberangkatan dari Yokohama. Melengkapi rute dari Shinjuku, Ikebukuro dan Omiya. Begitu kereta ini masuk ke Tokyo Central Station akan ada semacam ritual “sambung-putus” dimana kereta dari Shinjuku, Ikebukuro dan Omiya akan digabung dengan kereta dari Yokohama di sini.

Begitupun rute sebaliknya dari Bandara Narita. Kereta arah Shinjuku, Ikebukuro dan Omiya dengan kereta arah Yokohama berpisah di Tokyo Central Station. Narita Express juga menyediakan seasonal service tujuan Yokosuka dan Kamakusa di Kanagawa Prefecture dan tujuan Takao, Otsuki hingga Kawaguchiko via Fujikyu Line. Jadi ada kemudahan bagi penumpang yang ingin lanjut ke Gunung Fuji dan sekitarnya.

Sempat Terhenti Karena Gempa dan Tsunami

11 Maret 2011 Gempa dan Tsunami dahsyat melanda Jepang. Teutama wilayah Tohoku. Musibah ini makan korban 200.000 jiwa dan 500.000 lainnya dievakuasi. Salah satu yang paling terdampak adalah Reaktor Nuklir Fukushima yang mengalami kerusakan parah. Reaktor ini mensupply banyak kebutuhan listrik terutama di Tokyo Metropoliutan Area.

Akibatnya layanan Narita Express sempat terhenti di hari itu. Namun kurang dari sebulan tepatnya 4 April 2011 mulai beroperasi kembali secara terbatas (parsial). Narita Express baru sepenuhnya pulih pada tanggal 3 September 2011.

Kereta Bandara dan Intercity

Ada keunikan Narita Express (NEX) bila dibanding sama layanan sejenis Tokyo Monorail di Haneda Airport (HND). Tokyo Monorail sejatinya lebih ke feeder dari Haneda Airport ke Yamanote Line via Hamamatsucho Station. Secara posisinya masih berada di dalam kota Tokyo dan di Tokyo Prefecture. Hal ini tentu sangat berbeda dengan Narita Express.

Walaupun di branding sebagai kereta bandara namun Narita Express juga bisa berfungsi sebagai intercity atau layanan antar kota. Setidaknya kereta jarak menengah. Status keretanya sendiri limited express. Terdapat 3 titik keberangkatan awal yakni Omiya (Saitama Prefecture), Takao (Gifu Prefecture), dan Ofuna (Kanagawa Prefecture).

Hmm, berarti semunya di luar prefecture Tokyo nih. Jadi pas banget Narita Express disebut sebagai Kereta Bandara sekaligus Intercity. Toh untuk menikmati kereta ini kita nggak harus tujuan Bandara Narita (NRT) atau jadi penumpang pesawat dulu.

Narita Express Route Map

Semua kereta yang berangkat dari Takao, Ofuna dan Omiya ketemunya di Tokyo Central Station. Kecuali dari Takao dan Omia (via Ikebukuro) udah ketemu di Shinjuku. Di stasiun terbesar yang terletak di Chiyoda itu biasanya Narita Express akan ada proses putus sambung kereta. Jadinya nanti sama-sama ke Bandara Narita.

Kereta Bandara juga bisa dimanfaatin sama commuters lho. Apalagi di jam-jam sibuk kereta ini berhenti di Narita, Yotkusaido dan Chiba sebelum masuk Tokyo. Dalam kondisi normal antara Tokyo dan Narita Airport kereta ini berjalan langsung.

So, tertarik mencoba Narita Express (NEX)? Kuy siapin dulu segala sesuatunya. Sekalipun kamu nggak turun di Narita kamu masih bisa menjajal kok. Misalnya mau ke Takao, Omiya, atau Ofuna bisa naik dari Tokyo Central Station atau Shinagawa Station. Adapun kereta yang berangkat dari Shibuya itu jurusan Takao dan Omiya, intinya yang lewat Shinjuku.

JR Pass bisa digunakan untuk naik Narita Express. Tergantung tipe Pass kamu. Misalkan Ordinary Pass berarti hanya bisa dipake di situ. Sebaliknya jika kamu pemilik Green Pass, bisa dipakai untuk naik di Green Car (First Class) dengan kenyamanan yang lebih. Tapi di Jepang sih Ordinary juga udah enak kok. Jangan lupa untuk reservasi dulu ya di Tokyo Central Station atau Shinagawa Station.

Narita Express (NEX) menyediakan 2 jenis kelas: Ordinary Class dan First Class (Grenn Car). Kereta ini juga dilengkapi kompartemen bagasi.

Singgah di Tokyo Central Station melewati Yokosuka dan Sobu Main Line
Narita Express di Tokyo Central Station. Biasanya kereta dari arah Shinjuku dan Yokohama akan digabung di sini. Begitupun sebaliknya dari Bandara Narita akan ada pemisahan rangkaian kereta ke Shinjuku dan Yokohama.
Interior Narita Express (NEX)
Interior Narita Express Ordinary Class. Tersedia rak bagasi dan LCD penunjuk arah atau rute kereta. Kereta in punya dua layanan sekaligus yakni Kereta Bandara dan Intercity. Berfungsi sebagai kereta bandara mengantarkan penumpang pesawat dan layanan kereta antar kota. Secara titik keberangkatan awal semua berada di luar Tokyo Prefecture: Ofuna (Kanagawa), Omiya (Saitama), dan Takao (Gifu). Bahkan tersedia juga layanan seasonal ke Kawaguchiko bagi yang ingin berlibur ke Gunung Fuji di Yamanashi Prefecture

%d bloggers like this: