20210331 Narita Shinkansen Batal dan Diganti NEX

Narita Shinkansen Batal dan diganti NEX

Sebelum Narita Express beroperasi pernah direncanakan ada Narita Shinkansen. Penghubung Tokyo dengan bandara internasional baru yang lagi dibangun di Chiba Prefecture. Namun akhirnya proyek dibatalkan dan digantikan NEX (Narita Express) bersama Keisei Electric Line.

Sepertinya kurang lengkap pembahasan NEX (Narita Express) kalo nggak disertai sejarah awal adanya transportasi kereta bandara dari Narita International Airport (NRT) menuju Pusat Kota Tokyo dan sebaliknya. Narita mulai dibangun awal 1970-an. Tujuan pembangunan untuk mengurangi beban Tokyo International Airport – Haneda (HND) yang telah beroperasi dan melayani penerbangan internasional sejak sebelum Perang Dunia ke-2. Terlebih adanya beberapa inisden serius dan menimbulkan korban jiwa.

Bersamaan dengan pembangunan Bandara Narita di Chiba Prefecture, Japanese National Railway (JNR) memasukkan koridor baru Shinkansen yang nantinya akan melengkapi Tokaido Shinkansen, yakni Joetsu Shinkansen, Tohoku Shinkansen, dan Narita Shinkansen di tahun 1971. Sayangnya proyek baru Shinkansen ini mendapat penolakan dari sebagian warga. Belajar dari pengalaman Tokaido Shinkansen yang dikeluhkan warga sekitar Nagoya gegara berisik dan lainnya, ketiga koridor tersebut lantas ditolak.

Memang penolakan nggak berlangsung lama karena pihak operator sesegera mungkin menindaklanjuti permasalahan tersebut. Balik lagi ke Narita Shinkansen, bandara memang baru akan dibangun tapi jalur keretanya mulai direncanakan supaya nantinya traveler nggak kesulitan menuju Tokyo dari bandara baru tersebut.

Narita Shinkansen Akhirnya Batal

Beberapa infrastruktur pendukung di sekitar Narita Airport maupun Tokyo Station telah dibangun. Namun pada saat Narita International Airport resmi beroperasi di 1976 keretanya tak juga kelar. Hingga akhirnya proyek tersebut dibatalkan. Memang dari segi jarak kalopun terealisasi ini akan menjadi rute terpendek, sementara kereta super express idealnya untuk perjalaan antar kota jarak jauh. Kaya Tokyo-Osaka itu jelas ideal banget secara jaraknya aja setara Jakarta-Surabaya.

Adapun Joetsu (Tokyo-Niigata) dan Tohoku (Tokyo-Aomori) tetap lanjut hingga beroperasi penuh hingga kini. Tohoku Shinkansen malah diperpanjang hingga Hokkaido (Hakodate) menembus Saikan Tunnel. Saat ini armada kereta yang digunakan ialah Shinkansen E7/H7 atau juga dikenal dengan nama Hayabusa.

Narita Express (NEX) dan Keisei Electric Railway

Batalnya kereta super cepat bukan berarti nggak ada jalur kereta sama sekali ke Narita International Airport. Sebagai gantinya JR East lantas tetap membangun jalur kereta dan mengoperasikan layanan Limited Express bernama Narita Express (NEX). Kereta ini bahkan bukan sekedar transportasi penghubung Tokyo dan Narita, tapi juga kota-kota di sekitarnya seperti Yokohama, Tachikawa, hingga Omiya.

Sebelumnya operator swasta Keisei Electric Railway telah membangun transportasi berbasis rel menuju Narita Airport (NRT) start dari Ueno. Selain dua kereta di atas, dari Narita di Chiba Prefecture ke Tokyo juga bisa diakses menggunakan bus. JR East sendiri punya layanan JR Bus Kanto dari Narita ke Tokyo Station. Sebagai alternatif selain kereta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: