Pendakian Merapi via Kinahrejo Sleman

by Sep 17, 2020All Exciting Adventures, Traveling di Indonesia0 comments

Apakah sekarang masih mungkin melakukan Pendakian Merapi via Kinahrejo Kabupaten Sleman? Khususnya setelah letusan dahsyat 2010? Padahal sebelumnya pendakian melalui jalur ini pernah ramai karena bisa dengan mudah diakses dari Kota Jogjakarta dan Kawasan Wisata Kaliurang

Ngomongin kawasan wisata Kaliurang sepertinya nggak lengkap kalo kita melewatkan pembahasan tentang Pendakian Gunung Merapi. Meski merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, gunung ini termasuk jadi favorit para pendaki. Malah kalo udah berada di Kaliurang kayanya kurang afdhol kalo nggak sekalian menaklukkan gunung yang juga dianggap mistis ini.

Hingga artikel ini dibuat, aktivitas pendakian gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jogjakarta ini masih ditutup karena dua hal, yaitu Pandemi Covid-19 dan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang beberapa kali sempat mengalami erupsi. Meski nggak sampe menimbulkan kerugian. Meski demikian keinginan mendaki terutama setelah Pandemi usai dan aktivitas vulkanik kembali normal tentu akan sangat tinggi.

Pertanyaannya sekarang apakah masih mungkin melakukan pendakian Gunung Merapi dari arah Jogjakarta? Terutama setelah letusan dahsyat tahun 2010 lalu?

Pendakian Merapi via Kinahrejo

Sebelum meletus tahun 2010, aktivitas pendakian merapi via Kinahrejo termasuk tinggi. Jalur ini bisa diakses dari Kota Jogjakarta via Kawasan Wisata Kaliurang di Kabupaten Sleman. Desa Kinahrejo sendiri memang masih termasuk dalam area Kaliurang. Itulah kenapa Kaliurang hampir selalu diidentikkan dengan Gunung Merapi. Di desa ini juga almarhum Mbah Marijan tinggal.

Mudahnya akses menjadikan jalur ini favorit pendakian di masa lalu. Meski sebetulnya Gunung Merapi juga pernah mengalami letusan sekitar tahun 1994 yang memakan korban jiwa. Hal tersebut tak menyurutkan semangat para pendaki untuk menaklukkannya. Apalagi dulu Puncak Garuda sebagai puncak tertinggi Gunung Merapi masih utuh meski beberapa kali erupsi dan mengalami letusan.

Namun semua itu berubah total setelah tahun 2010. Seperti kita ketahui tahun 2010 Gunung Merapi mengalami letusan yang nggak biasa. Jika sebelum-sebelumnya letusan selalu mengarah ke samping khususnya arah barat ke daerah Magelang dan Temanggung, kali ini letusannya vertikal dan sangat dahsyat. Membuat warga hingga radius 12 km dari puncak Merapi terpaksa mengungsi.

Kota Jogjakarta diguyur hujan abu. Desa Kinahrejo Kabupaten Sleman hancur total diterjang awan panas (wedhus gembel). Luncuran awan panas ini yang menimbulkan korban meninggal dunia. Salah satunya ialah Mbah Marijan, sang juru kunci Merapi waktu itu.

Nah karena Desa Kinahrejo sebagai titik awal pendakian via jalur selatan aja hancur total otomatis jalur pendakian Merapi via Kinahrejo juga rusak dan nggak bisa dilewati. Kalopun bisa risikonya sangat tinggi. Karenanya sejak letusan dahsyat tahun 2010 itu jalur ini ditutup total dan hanya digunakan untuk aktivitas upacara ritual.

Gunung Merapi dari Kota Jogjakarta
Gunung Merapi dari Kota Jogjakarta. Saat ini aktivitas pendakian gunung tersebut dari Jogja via Desa Kinahrejo udah tertutup untuk umum. Jalur pendakian rusak parah akibat letusan 2010 dan jalurnya pun sangat ekstrem. Karenanya disarankan untuk melakukan pendakian melalui jalur resmi di New Selo Boyolali dan Sapuangin Klaten.

Bisa atau Nggak? Jawabannya Nggak Bisa. Silakan Lakukan Pendakian via Jalur Resmi

Jadi kesimpulannya pendakian Merapi via Kinahrejo di Kawasan Wisata Kaliurang nggak bisa dilaksanakan. Karena sekarang jalur itu udah tertutup total untuk aktivitas pendakian umum. Kondisi jalur yang rusak parah akibat letusan 2010 ditambah lagi terlalu ekstrem karena banyak jurang menjadikannya sangat berisiko untuk dilewati. Makanya disini disiagakan Pos Penjagaan Tim SAR apabila masih ada pendaki yang bandel.

Kalo mau mendaki Gunung Merapi silakan melalui jalur resmi yang udah ditentukan. Saat ini terdapat dua jalur pendakian resmi yakni New Selo di Boyolali dan Sapuangin di Klaten. Namun untuk sobat pendaki pemula sebaiknya melalui Jalur New Selo saja yang treknya lebih mudah. Sedikit info pendakian juga nggak bisa sampe puncak dan hanya bisa sampai Pasar Bubrah.

Puncak Merapi tertutup untuk segala aktivitas pendakian. Area itu udah masuk kawasan konservasi. Belum lagi pernah terjadi kecelakaan seorang pendaki jatuh ke kawah Merapi setelah melakukan aktivitas foto-foto di Puncak Merapi yang dulunya terdapat Puncak Garuda. Sekarang puncak Garuda udah nggak ada. Runtuh pasca letusan tahun 2010.

Mau mendaki Gunung Merapi? Kuy lah gaskeun, tapi nanti ya tunggu Pandemi Covid-19 usai (bisa juga setelah ada Vaksin Covid-19) dan aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali Normal.

Tambahan referensi:


%d bloggers like this: