RS BMC Bandung Sedang Direnovasi

by Dec 11, 2020All Exciting Adventures, Getting Around Bandung0 comments

RS BMC Bandung yang identik dengan wisata mistis dan kesan horor kini mulai dibenahi. Bangunan tua peninggalan Belanda tersebut sedang dalam proses renovasi. Jika ditengok sekilas nampak akan difungsikan lagi sebagai rumah sakit sebagaimana dulu. Apakah renovasi tersebut akan menghilangkan kesan angker yang terlanjur melekat?

Gedung tua ini sebetulnya nggak susah untuk ditemukan. Memang biar simpel sih pake aja Google Maps. Tapi letaknya bukan di pelosok melainkan masih di wilayah Kota Bandung. Tepatnya di daerah Dipati Ukur sekitar Jalan Dago, salah satu spot terkenal di kota kembang.

Gedung ini dari dulu memang difungsikan sebagai rumah sakit. Awalnya disinilah lokasi RS Bhayangkara Sartika Asih punya Polri yang sekarang berlokasi di Jalan Muhammad Toha. Selepas itu beralih menjadi Bandung Medical Centre dan masih sebagai rumah sakit. Namun bedanya dikelola oleh swasta. Sempat akan direnovasi namun sayang harus terbengkalai dalam waktu yang lama.

Untuk lokasi pastinya gedung tua ini berada di Jalan H.Wasid (pertemuan dengan Jalan H.Hasan) tepat di depan Taman Panatayuda. Perhatikan kotak warna merah muda, disitulah lokasi RS BMC Bandung.

RS BMC Bandung Sempat Terbengkalai Lama

Alasan itulah yang menjadikan gedung tua ini angker. Renovasi yang terkatung-katung karena terkendala kepemilikan tanah dan bangunan yang kabarnya dimiliki oleh warga negara Belanda. Ya, bangunan itu memang peninggalan masa kolonial Belanda. Begitu juga disekitarnya sangat kental nuansa kolonial. Di zaman Belanda juga udah jadi rumah sakit, lalu berlanjut jd RS Sartika Asih dikelola Polri, sebelum jadi BMC dan terbengkalai hingga menimbulkan kesan horor.

Selama jadi bangunan terbengkalai lokasi ini sering dijadiin objek wisata spiritual. Istilah lainnya dipake buat uji nyali. Memang iya sih kata mereka yang udah pernah ikut wisata mistis ke situ. Bangunan yang udah lama terbengkalai apalagi itu peninggalan Belanda mesti meninggalkan kesan horor. Terutama di kamar mayat dan ruang bayi. Kedua tempat itu yang paling menyeramkan di sini.

Ditambah lagi lantai 4 RS BMC itu benar-benar menyeramkan dibanding lantai lainnya. Di sini udah tempatnya gelap seringkali ada bekas tempat tidur pasien di bangsal berpindah dengan sendirinya. Serem banget ya? Memang iya. Belum lagi ada suara anak kecil mencari ibunya. Langkah kaki kita dihambat sesuatu (katanya sih dipegang sama sosok bayi tak kasat mata), dan segala hal yang bikin merinding.

Renovasi, Akankah Menghilangkan Kesan Horor?

Kesan Horor Sehingga Jadi Objek Wisata Mistis

Saat ini bangunan ex RS BMC Bandung tengah dalam proses renovasi. Sepertinya sih akan difungsikan lagi sebagai rumah sakit. Tentunya dengan nama lain. Kalo diliat sekilas dari depan, terdapat nama RS Pasundan dengan logo Provinsi Jawa Barat. Apakah bangunan tersebut sudah diambil alih oleh pemprov? Entahlah, wallohu a’lam.

Yang membuat kita bertanya-tanya akankah renovasi itu menghilangkan kesan horor yang terlanjur melekat? Jika nanti sudah aktif lagi sebagai rumah sakit masihkah dijadikan lokasi wisata mistis seperti waktu masih mangkrak? Pastinya apapaun yang akan terjadi nanti jika kita berkesempatan untuk mengunjungi tempat itu lagi wajib menjaga sikap.

Nggak boleh selengekan, jangan belagu, nggak boleh sompral, ulah popolontongan, ojo ndableg saat kita masuk dan berada di tempat itu. Sama jangan sekali-kali memutar musik terlalu keras. Misalnya dangdut koplo distel volume full. Dikhawatirkan akan mengganggu makhluk tak kasat mata tadi. Selain juga mengganggu pasien kalo udah berfungsi lagi.

%d bloggers like this: