Shinkansen Trip Tokyo Osaka (Tokaido Shinkansen)

by Feb 8, 2021All Exciting Adventures, Backpacker And Trip Report0 comments

Shinkansen Trip Tokyo Osaka, mencoba naik kereta cepat pertama di dunia. Sensasi menempuh perjalanan setara Jakarta Surabaya hanya 4 jam saja dengan Hikari Class Tokaido Shinkansen. Berangkat dari Shinagawa Station turun di Shin-Osaka.

Jepang punya banyak daya tarik buat turis untuk berkunjung ke negara tersebut. Sekalipun mahal dan kendala bahasa itu sama sekali nggak menyurutkan tekad untuk mencoba tantangan traveling ke negeri matahari terbit. Negara yang hancur lebur akibat Perang Dunia ke-2 sekarang udah sangat maju. Kemajuan teknologinya bisa kita rasakan hingga sekarang. Kebanyakan brand terkenal elektronik dan otomotif berasal dari sana.

Salah satu kemajuan yang sangat menonjol terlihat di bidang transportasi. Jepang hanya butuh kurang dari satu dekade untuk bangkit dari kekalahan dalam Perang Pasifik. Di tahun 1964 Jepang berhasil membuat satu terobosan baru di bidang transportasi, yakni dengan beroperasinya kereta peluru atau lebih dikenal dengan nama Shinkansen. Jadi negara pertama yang mengoperasikan kereta super cepat.

Shinkansen pertama melayani rute Tokyo-Osaka. Kedua kota setara Jakarta Surabaya hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 5 jam. Gunakan armada 0 Series Shinkansen. Jalur penghubung kedua kota dinamakan Tokaido Shinkansen. Awalnya dioperasikan Japanese National Railway (JNR). Setelah ada restrukturisasi dan privatisasi, sejak 1987 Tokaido Shinkansen berada di bawah operator Central Japan Railway Company atau JR Central.

Shinkansen Trip Tokyo Osaka dari Shinagawa Station

Tentunya sekarang Shinkansen 0 Series udah nggak lagi beroperasi. Lantas jadi penghuni museum, seperti The Railway Museum Saitama. Seiring dengan kemajuan teknologi pastinya Shinkansen juga semakin upgrade. Sekarang Tokaido Shinkansen gunakan armada N700 Series. Awalnya jenis ini cuma dipake di Nozomi Class yang cuma berhenti di sebagian kecil stasiun. Namun pada akhirnya juga dipake di Hikari Class.

Trip tanggal 15 November 2018, sangat jauh sebelum Covid-19 menyerang. Naik Hikari Class Tokaido Shinkansen. Meski aslinya berangkat dari Tokyo Central Station, kereta super cepat ini juga berhenti di Shinagawa Station. Tentunya memudahkan mereka yang asalnya dari Shinjuku, Harajuku, Shibuya Area dan sekitarnya. Nggak perlu jauh-jauh ke Tokyo Station di Chiyoda. Cukup naik dari Shinagawa.

Ibaratnya Tokyo Station itu Stasiun Bandung, adapun Shinagawa Station ky Kiaracondong. Masih satu kota dan satu jalur tentunya. Tinggal cakupannya aja, mana yang lebih dekat dan mudah. Kebetulan di 15 November 2018, karena nginap di Harajuku area jadi aja naiknya dari Shinagawa Station.

Pengguna Japan Rail Pass (JR Pass) bebas untuk memilih Hikari Class atau Kodama Class. Bedanya cuma di stasiun pemberhentian. Kodama banyak berhenti dan tentunya waktu tempuh ke Osaka jadi lebih lama. Karena itu pilihan jatuh ke Hikari yang cuma 4 jam perjalanan. Sementara Nozomi nggak dicover JR Pass. Untuk Ordinary Pass nggak bisa naik di Green Car.

Tapi mau kelas terendah sekalipun kereta luar negeri apalagi Jepang jauh lebih nyaman dan nggak bisa disamain sama di Indonesia. Nah Ordinary Class stamformasi seat-nya 2-3, captain seat tentunya. Di Jepang itu jatuhnya kelas ekonomi tapi soal kenyamanan jelas nggak ada bandingannya bahkan sama Priority sekalipun. So, start dari Shinagawa Station, naik di Ordinary Class Non-Reservation. Tujuan akhir Shin-Osaka Station.

4 Jam Saja Cuma Berhenti Lama di Shizuoka Station

Nggak seperti Kodama yang berhenti di setiap stasiun, Hikari cuma berhenti di beberapa stasiun. Namun kelasnya masih dibawah Nozomi. Nah Trip dari Tokyo (Shinagawa) ke Shin-Osaka juga gitu, cuma berhenti di beberapa stasiun seperti Yokohama, Shizuoka, Nagoya, Kyoto. Namun pemberhentian cukup lama terjadi di Shizuoka Station dimana Hikari mesti ngalah untuk disusul Nozomi.

Meskipun begitu dijamin nggak akan bikin kesal. Namanya kereta Jepang jelas sangat memperhatikan ketepatan waktu. Kalopun ada delay biasanya ada pemberitahuan. Jadi nggak asal delay tanpa ada kepastian. Sedikit info, Shizuoka Station termasuk stasiun utama di kota dan prefecture tersebut. Dari situ juga bisa ke Mount Fuji. Alternatif selain lewat jalur yang biasa, Chuo Main Line. Jadi kalo ada yang nanya bisa nggak naik Shinkansen ke Mount Fuji? Jawabannya bisa!!

Tapi kali ini kita nggak akan ke sana, melainkan Osaka. Dimana begitu kereta berhenti di Shin-Osaka Station disitulah kita akan turun. Tanpa terasa Hikari udah nyampe Kyoto. Itu artinya tinggal sejam kurang akan tiba di destinasi akhir perjalanan ini. Akhirnya nyampe juga deh di Shin-Osaka. Nah stasiun ini jadi tempat naik turun Shinkansen.

Sebetulnya masih ada Osaka Station, hanya saja nggak melayani Shinkansen. Layanan di situ cuma Lokal dan paling-paling Limited Express untuk Intercity-nya. Itupun sebagian lagi dari Shin-Osaka. Turun di Shin-Osaka kita bisa lanjut ke beberapa spot wisata seperti Universal Studios. Namun sayangnya untuk ke sana mesti 2x transit. Pertama naik lokal ke Osaka Station, udh itu turun dan lanjut lagi ke Universal Studios via Osaka Loop Line.

Agak ribet memang, tapi ya begitulah pola transportasi di Jepang. Transit berkali-kali karena satu dan lainnya saling terintegrasi. Namun demikian soal ketepatan waktu kamu nggak usah khawatir.

%d bloggers like this: