The Great Asia Africa Lembang

The Great Asia Africa dari Masalah Izin ke Covid-19

The Great Asia Africa Lembang. Baru beres urusan perizinan. Sekarang harus hadapi badai Covid-19. Hingga akhirnya taman wisata ini ditutup sementara. Sampe situasi benar-benar kondusif.

Objek wisata yang satu ini memang belum lama dibuka. Sekitar pertengahan atau akhir bulan November 2019. Berada di Jalan Raya Lembang. Disitu udah banyak dibanjiri objek wisata. Malah dianggap biang macet oleh banyak kalangan. Terutama weekend dan hari libur.

Objek wisata ini posisinya sangat strategis. Berada tepat di depan Farmhouse Lembang. Sepertinya satu pengelola juga. Karena produk Farmhouse ada di sini. Khususnya Susu Lembang. Untuk mendapatkannya tinggal tukarkan tiket masuk di counter. Bisa waktu datang atau udah selesai berkunjung.

The Great Asia Africa, Miniaturnya Asia Afrika

Di antara keistimewaan tempat wisata ini ialah miniaturnya Asia Afrika. Itu bisa diliat dari bentuk bangunan. Mulai arsitektur Tiongkok, Korea, India, Jepang, Timur Tengah, hingga Afrika. Masing-masing tempat tematik menjual makanan yang mewakili negara tersebut.

Ambil contoh Paviliun India pasti menjual kuliner khas India. Nggak lepas dari kare tentunya. Disitu juga ada jasa penyewaan kostum ala negeri Bolywood. Dimana kita bisa sewa dan foto pake kostum itu. Tentunya ada ongkos yang harus dibayar.


The Great Asia Africa Paviliun India

Paviliun Jepang pastinya segala hal yang berkaitan dengan negeri anime. Di satu area malah kita serasa ada di Kyoto. Makananya juga khas negeri Sakura. Untuk di sini yang dijual kaya Okonomiyaki atau telur omelet ala Jepang. Ditambah lagi ada jasa penyewaan Kimono, pakaian khas Jepang.

The Great Asia Africa Paviliun Jepang

Beralih ke Timur Tengah, lagi-lagi kita akan menemukan kuliner khasnya. Cuma di sini lebih ke Turki. Walaupun sejatinya negara itu masuk Eropa tapi sebagian wilayahnya berada di benua Asia. Hanya dipisahkan Selat Bosphorus.

Paviliun Afrika ada di sini. Bangunannya khas benua Hitam. Kalo diliat sekilas kaya mirip rumah Honai Papua. Terus kulinernya juga bisa kita temui di sini. Haus? Belilah es kelapa dan olahannya di Paviliun Afrika.


Paviliun Afrika

Selain wahana yang jadi cermin negara-negara di kawasan Asia Afrika. Di sini ada Animal Park. Semacam kebon binatang mini. Tentu nggak bisa disamain sama zoo biasa. Disini lebih banyak binatang jinak seperti kelinci, marmut dan sejenisnya.



Masalah Izin Kelar Giliran Coronavirus Menghadang

Sayang pesona The Great Asia Africa Lembang sempat ternodai. Dikabarkan tempat wisata ini punya masalah perizinan ke Pemda Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah pengamat bahkan menyebut bakal menambah parah kemacetan di Lembang.

Masalah izin nggak berlarut dan cepat selesai. Taman Miniaturnya kawasan Asia Afrika tetap buka dan layani pengunjung seperti biasa. Apakah masalah selesai sampe di sini? Tenyata nggak.

Masalah baru lantas datang menghampiri. Sebuah wabah penyakit yang bermula dari Kota Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dikenal dengan nama Covid-19 alias Coronavirus. Awal Maret 2020 pemerintah umumkan kasus pertama di Indonesia.

Begitu jumlah kasus positif bertambah secara drastis tempat wisata ini pun akhirnya tutup sementara. Sampe batas waktu yang belum ditentukan. Selamat dari masalah perizinan. Tapi nggak bisa selamat dari terjangan badai Coronavirus. Dimana kita dituntut untuk jaga jarak satu sama lain. Minimal 1-2 meter, Physical Distancing.

1 thought on “The Great Asia Africa dari Masalah Izin ke Covid-19”

  1. Pingback: Masjid Arsitektur Cina di Tempat Wisata - Solo Traveling ID

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: