Yokohama Station, Tempat Lahir Kereta Jepang

Yokohama Station pertama dibangun 1872 yang sekarang jadi Sakuragicho. Pernah ada bangunan kedua namun rusak parah akibat The Great Kanto Earthquake. Pada 1928 stasiun baru didirikan dan eksis hingga sekarang. Jadi bagian dari Tokaido Main Line.

Jepang saat ini jadi negara yang punya jaringan kereta sangat besar dan dioperasikan lebih dari satu operator. Jaringan tersebut saling terintegrasi satu sama lain. Walaupun nggak semuanya terintegrasi langsung ya. Intinya jadwal perjalanannya saling terkait. Moda transportasi berbasis rel ini jadi andalan masyarakat di sana dalam menunjang aktivitas harian.

Negeri matahari terbit itu memang terbilang telat punya moda transportasi kereta. Bahkan Indonesia aja udah lebih dulu ada. Jika di Indonesia kereta pertama beroperasi tahun 1868, Jepang baru 4 tahun kemudian operasikan si ular besi di koridor pendek yang menjadi cikal bakal salah satu jalur paling vital di sana. Menghubungkan wilayah utara dan selatan. Walaupun soal kemajuan, Jepang sudah jauh tinggalkan kita.

Koridor pendek yang dimaksud ialah Yokohama-Tokyo. Stasiunnya juga bukan yang eksis sekarang. Stasiun pertama di Jepang ialah Yokohama Station yang mulai beroperasi 12 Juni 1872 bersamaan dengan operasional perdana si ular besi di sana. Adapun di Tokyo ternyata bukanlah Tokyo Central Station yang sekarang jadi titik sentral seluruh kereta jarak jauh, termasuk Shinkansen. Stasiun pertama dan tertua di ibukota justru terletak lebih ke selatan, di sebuah distrik bernama Minato, yakni Shimbashi Station.

Jadi bisa disimpulkan jalur kereta Jepang pertama menghubungkan Yokohama dan Shimbashi. Moda transportasi berbasis rel pertama Jepang juga lahir di Yokohama, sebuah kota pelabuhan penting yang telah eksis sejak era feodal.

Yokohama Station dan Integrasi Antarmoda

12 Juni 1872 jadi tonggak sejarah beroperasinya rangkaian kereta api pertama di Jepang. Modal steam loco completely buildup unit (CBU) dari Inggris mulai melayani rute Yokohama ke Tokyo via Shimbashi Station. Mengapa start nya dari Yokohama? Seperti kita ketahui, saat ini Jepang punya jaringan rel kereta sangat besar dan luas. Dioperasikan banyak operator pemerintah maupun swasta.

Satu dan lainnya saling terintegrasi. Bukan cuma dengan sesama moda kereta tapi juga transportasi lainnya seperti bus hingga kapal laut. Pemilihan Yokohama sebagai titik awal karena kota tersebut adalah pelabuhan penting. Sebelum era-Meiji, tonggak modernisasi Jepang, negara ini memang sangat tertutup dengan dunia luar. Namun aktivitas perdagangan internasional tetap ada. Dan semuanya berlangsung di Pelabuhan Yokohama.

Nah kereta pertama di Jepang pertimbangannya integrasi antar moda itu tadi. Pelabuhan selain untuk perdagangan (barang) juga untuk aktivitas penumpang. Terlebih waktu itu belum ada pesawat jadi masih andalkan kapal laut untuk ke luar Jepang. Aktivitas penumpang ini akan diakomodasi kereta dari Yokohama menuju Tokyo.

Jadi pembangunan moda transportasi berbasis rel pertama di Jepang mempertimbangkan integrasi antarmoda. Khususnya Stasiun dan Pelabuhan. Selanjutnya dengan keberadaan si luar besi ekonomi Jepang terus berkembang dan meningkat. Hingga bisa dibilang jadi negara “adikuasa” di awal-awal periode Showa yang ekspansionis (2-3 dekade berikutnya).

Tempat Lahir Kereta Jepang dan ada 3 Stasiun

Yokohama Station yang jadi tempat lahir kereta Jepang adalah bangunan pertama (asli) yang berdiri tahun 1872. Stasiun itu masih eksis hingga kini. Namun telah berganti nama jadi Sakuragicho Station dan jalurnya sendiri Negishi Line. Walaupun cikal bakal Tokaido Main Line. Tentunya Negishi Line terhubung langsung dengan jalur utama penghubung Tokyo dan Kobe itu (non-shinkansen).

Stasiun ke-2 (1915) dekat lokasi Takashimacho Station saat ini
Yokohama Station ke-2 dibangun pada tahun 1914 dan mulai beroperasi 1915 seiring perluasan jaringan kereta hingga ke Saitama Prefecture yang dikemudian hari kita kenal dengan Keihin-Tohoku Line penghubung Omiya dan Yokohama. Jalur ini juga Tokaido Main Line pertama dari Tokyo ke Yokohama sebelum diperpanjang hingga Kobe (foto: Google)

Tahun 1915 berdiri bangunan kedua nggak jauh dari Takashimacho Station. Namun sayang bangunan kedua ini rusak parah gegara Great Kanto Earthquake di tahun 1923. Hingga pada 1928 bangunan ketiga yang jadi Yokohama Station eksis hingga kini. Walaupun fisik bangunan sekarang udah bukan yang asli lagi. Bangunan asli bergaya barat (art-deco).

Sedikit info tentang Takashimacho Station, merupakan subway station yang dioperasikan oleh Pemerintah Kota Yokohama. Adapun keterkaitan dengan sejarah kereta Jepang pertama, tahun 1914 pemerintah Jepang melalui Japanese Government Railway (JGR) mengembangkan jaringan rel kereta hingga ke Saitama Prefecture. Jalur tersebut sekarang bernama Keihin-Tohoku Line.

JGR lantas membangun stasiun baru Yokohama dan jadi bagian dari jalur tersebut. Adapun stasiun lama berubah nama jadi Sakuragicho Station. Namun sayang bangunan baru ini cuma bertahan kurang dari satu dekade dan rusak parah akibat bencana alam. Hingga akirnya dibangunlah Yokohama Station ketiga 1928 yang menjadi stasiun utama di jalur tersebut hingga kini, sekaligus bagian dari Tokaido Main Line (terjadi pergeseran jalur lebih ke utara).

Stasiun generasi ketiga ini sekarang dioperasikan JR East, Tokyu Railway, Sagami Railway dan Pemerintah Kota Yokohama melalui Yokohama Municipal Subway dan Yokohama Minatomirai Railway (kepemilikannya dibagi rata 1/3 dengan swasta). Sayang bangunannya yang sekarang udah bukan lagi original art deco sebagaimana pertama kali dibangun.

Oktober 1964 seiring dimulainya era-Shinkansen dengan pembangunan Tokaido Shinkansen dari Tokyo ke Osaka, dibangun lagi satu stasiun yakni Shin-Yokohama. Kalo dihitung dari yang pertama (1872) berarti udah ada 4 stasiun kereta dibangun di sana. Stasiun keempat ini terhubung dengan Yokohama Station via Yokohama Line


Yokohama Station 1928 yang eksis hingga kini meski fisik gedung berubah
Bangunan ketiga tahun 1928 dan inilah Yokohama Station yang masih eksis hingga kini. Dampak dari Great Kanto Earhquake 1923 turut dirasakan perkeretaapian Jepang melalui Japanese Government Railway (JGR). Stasiun lama rusak parah hingga harus diganti baru dan dibangun lebih ke utara yang pada akhirnya memindahkan Keihin-Tohoku Line dan Tokaido Main Line ke arah utara agar bisa terlayani stasiun baru. Fisik gedung gaya Art-Deco namun sayangnya kini berubah total.

2 thoughts on “Yokohama Station, Tempat Lahir Kereta Jepang”

  1. Pingback: Tokaido Shinkansen 57 Tahun Beroperasi Tanpa Masalah - Manglayang ID

  2. Pingback: Keihin Tohoku Line Jalur Bersejarah di Jepang - Manglayang ID

Leave a Comment

Your email address will not be published.